16
Jun
10

dear diary….

Hidup ibarat buku harian
Banyak hal yang dapat ditorehkan di dalamnya…
suka, sedih, bahagia,, kecewa, tawa, tangis, derita

Ketika roh sudah ditiupkan dalam diri kita sebelum kita terlahir,
kita seperti menandatangani “MoU” dengan Tuhan.
Tuhan memperlihatkan bagaimana kehidupan kita kelak
Bagaimana dan seperti apa kita nantinya.
Bagi orang yang menyetujui dan “menandatangani” perjanjian tersebut,
dia akan terlahir dan mau tak mau harus siap dan menjalani kontrak tersebut.
Bagi yang tidak setuju, mungkin saja dengan jalan sebelum dia dilahirkan,
dia memilih untuk tidak ingin melihat dunia dengan segala aksesorisnya.
Dan tentunya, seperti celetukanku dan teman-temanku, kita tidak bisa “KPRS”
alias tidak dapat memprogram ulang.
Artinya pilihan kita untuk lahir ke dunia atau memilih untuk sama sekali tidak terlahir di dunia TIDAK BISA DIREVISI!!

Dan tentunya, aku, dia, dan kalian adalah salah banyak orang yang menandatangani MoU tersebut,
dengan kata lain kita menyetujui apa yang sudah ditakdirkan dan ditulis Tuhan untuk kita.

Kadang dalam lamunan,
terbersit tanya, ” mengapa dulu aku mau menyetujui MoU tersebut??
Lebih enak untuk menolak,
aku tak susah-susah untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatanku kelak ketika aku meninggal.”
Dalam pikiran nakalku, sungguh bahagia kakak perempuanku yang pertama (meninggal dalam kandungan) yang memilih untuk tidak menyetujui kontrak Tuhan dan memilih damai dalam surga.
Pasti ada hal di balik itu semua…

Ketika dalam keadaan terpuruk,
tak ada kawan dan hanya ditemani air mata,
aku menyalahkan TAKDIR
“Mengapa aku begini????”
“Mengapa tidak begitu???”

Tetapi aku selalu ingat akan perjanjian tersebut.
Pasti… dan aku yakin ada hal indah di balik itu semua.
Belum.. mungkin belum sekarang.
Entah itu besok, lusa atau kapanpun,
mungkin sekarang belum waktunya…
Tapi aku percaya akan kebahagiaan yang nyata,
bukan kebahagiaan semu saja.

Aku memang tak seberuntung mereka,,
tapi masih banyak orang yang tak seberuntung aku.
Tetap bersyukur pada Tuhan karena telah memberikan kita hidup.
Tak perlu ada penyesalan.
Tuhan sudah menuliskan cerita kita di buku harian kita masing-masing,
semua pasti akan indah pada waktunya

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (QS Ar-Ra’d:11)

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap Jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

-nyep-160610-10.34am-


2 Responses to “dear diary….”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


hay..hay..hay…

semuanya yang sudah nyasar di blog ini...(mungkin)anda salah satu orang yang beruntung...hehehehe... terimakasih sudah sudi mampir...tapi jangan lupa isi guest book dan beri komen juga yah...kamsya...matur nuwun... ^^,

visitors

  • 41,885 orang

sekarang tanggal berapa yah?

Mari twepersss o_O

Arsip

yang ngintip

free counters
facebook: http://www.facebook.com/nyepsycho/ twitter : http://twitter.com/nyepsycho

%d blogger menyukai ini: